Minggu, 27 November 2011

2 a.m.

Yap, akhirnya gue mulai nulis lagi. Sebenernya bahannya udah ada dari tadi, tapi baru mood ngetik sekarang, yeaah. .Sekarang waktunya ngebahas hasil share dengan 2 ketua SPU sebelumnya, yaitu Teh Pynkan '09 dan Kang Pide '08 yang sudah dilakukan bersama-sama dengan 2 wakil SPU lainnya, Anto ama Pesiar.

Pertama sama bos Pynkan dulu deh, dari hasil conference y!m, bos gue di SPU ini banyak share tentang pengalaman dia selama jadi anggota dulu sampai jadi kasie SPU. Pertama, ketika masih menjadi staff SPU dibawah kepemimpinan Kang Pide, dia termasuk staff yang cuek, waktu itu dia megang UKM Basket, dan melaksanakan tugasnya dengan cukup berhasil. Ketika memasuki masa kepengurusan Senat yang baru, dia terpilih menjadi kasie SPU selanjutnya. Menurut dia, awalnya ngersa agak terpaksa juga, karena pada saat itu kondisinya memang tidak ada calon lagi, maka jadilah dia sebagai kasie SPU yang paling beruntung. Awalnya dia merasa sangat berat, karena dia ditinggal oleh 10 pendahulunya di SPU dan hanya menyisakan 4 orang yang bertahan di SPU. Ditambah dengan kegiatan yang sangat sibuk, sehingga konsentrasinya tidak terfokus pada staffing SPU saja. Tapi hokinya, dia bisa nemuin anak-anak ajaib yang gak kalah gila ama para leluhur SPU :)
Komentarnya mengenai kondisi SPU dan Kemahasiswaan FK Unpad saat ini masih kurang sinergisasi, masih banyak hal yang perlu dibenahi lagi dalam masalah koordinasi antar seksi dalam Senat Mahasiswa itu sendiri. Bnayak tugas-tugas yang saling overlap bahkan tidak sesuai dengan tempatnya, jadwal kegiatan kemahasiswaan yang masih sering bertabrakan juga menjadi salah satu bukti yang nyata bahwa kemahasiswaan kita masih belum ter-sinergisasi dengan baik.
kalo berbicara mengenai Tujuan-tujuan yang belum tercapai, yaitu masih minimnya prestasi UKM di FK Unpad. hal ini harus mendapat pembenahan serius, salah satunya dengan kejelasan tugas dari semua PJ UKM. Menurut dia, seharusnya kinerja PJ UKM harus bisa terus ditingkatkan lagi, sehingga semua kegiatan dan keeksisan semua UKM bisa dimonitor oleh SPU dan agar bisa lebih berprestasi sesuai Visi Misi Senat Mahasiswa pada kepemimpinan Kang Radit.
Harapan dia buat SPU setelah dia, secara umum harus lebih baik lagi dari sebelumnya. Caranya dengan menjadikan PJ UKM sebagai ujung tombak kinerja SPU dimana peran SPU benar-benar terasa oleh semua UKM, dan membantu UKM lebih bermanfaatbagi selruh anggotanya juga orang-orang disekitarnya. Hasilnya, UKM bisa lebih berprestasi dan bisa bikin nama harum FK Unpad.
Luar biasa sekali bung boss SPU kita, hehe. .

Selanjutnya, share bareng Kang Pide, meskipun via sms pake hape Anto, semoga tetap tidak mengurangi hormat kami kepada former SPU kita hehe :D
Perasaan dia pertama kali harus megang SPU: "shock deg-degan karena rasanya ga sanggup megang ukm yang begitu banyak. Tapi apa boleh buat dan harus dijalani."
Kondisi SPU pada saat itu: "Sangat mementingkan prestasi, yang dikejar itu orang-orangnya bukan ukmnya. UKM internalnya sendiri hanya sedikit yang aktif, tapi karena personil-personil didalamnya pada dasarnya oke, prestasinya tidak buruk."
Kondisi Kemahasiswaan pada saat itu: "Secara garis besar sudah cukup aktif, tapi untuk UKM, ya itu tadi hanya sedikit yang aktif latihan."
Maksudnya dari 'yang dikejar itu orangnya bukan ukm nya' apa: "Iya, hanya mementingkan personal daripada UKM. Personilnya itu-itu lagi yang digunakan. Sebagian UKM tidak aktif juga gapapa karena ada orang-orang yang capable di luar ukm. Tidak ada kebijakan ketua UKM yang yang tunduk: yang sering latihan yang tanding."
Cara Mengatasi hal tersebut: "Saya sadar kalo mentingin personil yang emang pada dasarnya udah bagus, prestasi FK Unpad hanya akan menonjol pada tahun-tahun tertentu saja, oleh karena itu, saya deketin satu-satu orang yang jago, saya suruh buat UKM dengan iming-iming jabatan ketua. Supaya mau melatih orang-orang yang walau tidak sebagus mereka. Tetapi memiliki niat tinggi untuk latian dan berprestasi
Minat-minat saya tampung lewat survey, karena sebetulnya anak fk itu serbabisa dan prestasi kan bisa diambil darimana aja, saya buat UKM nya. Untuk ukm yang susah aktif karena personilnya ngeyel, saya berlakukan laporan bulanan, sehingga mereka merasa terteror dan punya tanggung jawab untuk melakukan setidaknya 1 kegiatan."
Harapan yang belum terlaksana selama menjabat: "Ada, dulu harapan saya bisa ngadain Liga FKUP: kita yang buat lomba2 dgn memberdayakan UKM kita, pertamanya kecil dulu. Se-Unpad atau Se-FK Jabar. Udah gitu meluas, jadi semacam liga medika FKUI, tapi sayang karena kemarin tubrukan sama FORSI, padahal dukungan fakultas tertuju FORSI. Jadi ditunda sampe siapa yang mau dan mampu. Selain itu karena orang-orang yang jago udah pada pergi, prestasi kita masih gak stabil. Oleh karena itu, dasar latihan harus bener2 kuat. Dan itu harus terus diteruskan dan dilanjutkan penerus."
Kesan-pesan selama SPU: "Kesannya menyenangkan bisa bekerja dengan tim yang sepikiran yang sepikiran dan bisa diandalkan. Pesannya, di SPU harus siap dengan smeua kemungkinan terburuk, kapanpun dimanapun. Pilih teman kerja yang cocok juga, jadi bisa meringankan."
Peye dulu dipilhnya gimana: "Dulu dia dipilih berdasarkan rapat mufakat dari SPU, She's done a good job"
Kriteria Ketua SPU itu gimana sih: "Sigap kreatif, ga mudah stres dan pandai mengadvokasi ke semua kalangan."

Yoiii, akhirnya kelar juga, hasil sharing yang sangat luar biasa dari keduanya, semoga bisa jadi ladang pembelajaran dan evaluasi untuk SPU di masa kepengurusan selanjutnya. Soalnya, menurut gue, FK Unpad itu emang punya banyak potensi untuk dikembangkan lebih pesat lagi, sehingga bisa menghasilkan prestasi yang bisa bikin harum nama FK Unpad. Semoga semua UKM FK Unpad bisa lebih optimal lagi kedepannya, dan siap untuk menghasilkan prestasi. Amin :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar